DUNIA PENGOBATAN
Dunia pengobatan semenjak dulu selalu
berjalan seiring dengan kehidupan manusia. Karena, sebagai makhluk hidup,
manusia amatlah akrab dengan berbagai macam penyakit ringan maupun berat.
Keinginan untuk berlepas diri dari berbagai penyakit itulah yang mendorong
manusia berupaya menyingkap berbagai metode pengobatan, mulai dari mengkonsumsi
berbagai jenis tumbuhan secara tunggal maupun yang sudah terkontaminasi, yang
diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit tertentu, atau sistem pemijatan,
akupuntur, pembekaman hingga operasi dan pembedahan.
Namun seiring dengan perkembangan peradaban
manusia, budaya konsumerisme dan materialisme menggiring manusia mengkonsumsi
berbagai jenis makanan yang dianggap praktis, lezat dan penuh variasi. Sayangnya
kebanyakan mereka tidak menyadari bahwa produksi makanan semacam itu seringkali
terpaksa menggunakan berbagai jenis bahan kimia berbahaya, seperti borax, formalin, Rhodamin B dan Metanil Yellow (bahan pewarna sintetis), antibiotik kloramfenikol, dietilpirokarbonat,
dulsin, nitrofurazon dan
berbagai bahan kimia yang amat merusak kesehatan. Orang yang sudah banyak
mengkonsumsi berbagai jenis makanan berkomposisi kimia menjadi sering terserang
penyakit komplikasi yang beragam. Sehingga obat-obatan yang diperlukan juga
obat-obatan berkomposisi kimia berat. Bukan rahasia lagi, pengobatan dengan
bahan kimia sintetis (pengobatan barat/modern) mungkin dapat mengobati suatu
penyakit, tetapi dapat juga menimbulkan penyakit bawaan yang lain sebagai
bentuk side effect
buruk dari sifat bahan
kimia. Satu penyakit dapat disembuhkan tetapi dapat muncul penyakit lain.
Jadilah lingkaran setan yang tidak ada habisnya dalam dunia pengobatan modern.
Ternyata mahalnya obat kimia sintetis bukan jaminan kesembuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar